Groowfin Logo

Kalkulator Kemampuan Utang & DTI

Lihat berapa banyak yang bisa Anda pinjam berdasarkan aturan debt-to-income 28/36 yang dipakai bank untuk menyetujui kredit.

Pendapatan

Utang bulanan yang sudah ada

Ketentuan pinjaman baru

Batas DTI

Biaya perumahan bulanan (opsional)

๐Ÿฆ

Hasil akan muncul di sini

Isi formulir di sebelah kiri lalu klik Hitung untuk melihat rincian lengkap.

โš ๏ธHanya estimasi. Bukan nasihat keuangan resmi.

Memahami Debt-to-Income (DTI) dan Kemampuan Mengambil Pinjaman

Rasio debt-to-income (DTI) adalah persentase dari penghasilan bulanan kotor (gross) Anda yang digunakan untuk membayar cicilan utang. Pemberi pinjaman (lender) menggunakan rasio ini โ€” bersama skor kredit dan aset โ€” untuk menentukan berapa besar pinjaman yang akan mereka setujui, karena rasio ini secara langsung menunjukkan seberapa besar ruang dalam anggaran Anda untuk cicilan baru.

Kalkulator ini menerapkan aturan 28/36 (atau preset kustom yang Anda pilih) terhadap penghasilan, utang yang sudah ada, dan jangka waktu pinjaman yang diinginkan, untuk memperkirakan jumlah pinjaman maksimum, harga beli, dan cicilan bulanan yang secara realistis dapat Anda peroleh.

DTI front-end vs back-end

Pemberi pinjaman sebenarnya memeriksa dua rasio terpisah, dan kemampuan pinjaman Anda dibatasi oleh mana pun yang lebih ketat sesuai kondisi Anda.

  • DTI front-end: cicilan tempat tinggal saja (pokok, bunga, pajak properti, asuransi, iuran HOA) dibagi penghasilan kotor โ€” umumnya dibatasi sekitar 28%
  • DTI back-end: seluruh cicilan utang bulanan digabungkan, termasuk cicilan tempat tinggal yang baru, dibagi penghasilan kotor โ€” umumnya dibatasi sekitar 36%
  • Beberapa program pinjaman mengizinkan batas back-end yang lebih tinggi (hingga 43โ€“50%) bagi peminjam dengan riwayat kredit kuat atau cadangan dana ekstra

Cara memperbaiki rasio DTI Anda

  • Lunasi atau kurangi utang dengan cicilan besar seperti pinjaman mobil atau kartu kredit sebelum mengajukan pinjaman
  • Naikkan uang muka (down payment) untuk mengurangi jumlah pinjaman dan cicilan bulanan
  • Tambahkan penghasilan yang dapat diverifikasi, seperti co-borrower atau penghasilan sampingan yang terdokumentasi
  • Pilih jangka waktu pinjaman yang lebih panjang atau cari suku bunga yang lebih rendah untuk mengurangi cicilan bulanan

Contoh

Dengan penghasilan tahunan kotor $85.000 dan cicilan utang yang sudah ada sebesar $500/bulan, batas DTI standar 28/36 membatasi cicilan tempat tinggal baru sekitar $1.983/bulan (28% dari penghasilan) dan total utang $2.550/bulan (36% dari penghasilan). Karena $500 sudah terpakai, batas riil untuk cicilan baru adalah yang lebih rendah dari kedua batas tersebut setelah dikurangi utang yang sudah ada.

+Berapa rasio debt-to-income yang baik?

Sebagian besar pemberi pinjaman konvensional lebih menyukai DTI back-end di angka 36% atau lebih rendah, meski beberapa program menerima hingga 43โ€“50% bagi peminjam dengan kualifikasi baik. Secara umum, semakin rendah DTI Anda, semakin menguntungkan persyaratan pinjaman Anda dan semakin mudah proses persetujuannya.

+Apa bedanya DTI front-end dan back-end?

DTI front-end hanya menghitung cicilan tempat tinggal terhadap penghasilan Anda. DTI back-end menghitung cicilan tempat tinggal ditambah seluruh cicilan utang lain โ€” pinjaman mobil, pinjaman pendidikan, kartu kredit, dan lainnya โ€” terhadap penghasilan Anda.

+Bagaimana cara menurunkan rasio DTI saya?

Lunasi utang yang sudah ada, hindari mengambil utang baru sebelum mengajukan pinjaman, naikkan uang muka, atau tingkatkan penghasilan yang terdokumentasi. Bahkan melunasi satu saldo kecil pun dapat memperbaiki rasio Anda secara berarti.

+Apakah rasio DTI memengaruhi skor kredit saya?

Tidak, DTI bukan bagian langsung dari perhitungan skor kredit, meski saldo kartu kredit tinggi yang menaikkan DTI juga dapat menaikkan tingkat penggunaan kredit (credit utilization), yang memang memengaruhi skor Anda.

+Berapa rasio DTI yang biasanya disyaratkan pemberi pinjaman untuk KPR?

Pinjaman konvensional umumnya membatasi DTI back-end sekitar 36โ€“45% tergantung pemberi pinjaman dan profil kredit Anda, sementara pinjaman yang dijamin pemerintah (seperti FHA) terkadang mengizinkan rasio lebih tinggi dengan faktor penyeimbang seperti riwayat kredit kuat atau cadangan dana.